Showing posts with label Mikrokontroler. Show all posts
Showing posts with label Mikrokontroler. Show all posts

Monday, 25 August 2014

Simulasi Arduino dengan Proteus ISIS

Walau agak ketinggalan semoga informasi ini sangat membantu. Ok langsung aja, Proteus ISIS merupakan aplikasi simulasi yang sudah sangat tenar di dunia elektronika (menurut saya). Aplikasi ini sngat membantu dalam proses eksperiment yang setidaknya dapat meminimalisir kerusakan hardware dan ribetnya proses ujicoba. Dengan adanya revolusi board AVR yang telah membuat mikrokontroller jenis ini dikenal dimana-mana (arduino -red) maka disediakan pula library board Arduino untuk simulasi di Proteus ISIS. Untuk Versi proteus berapa saja  yang dapat menambahkan library ini saya kurang begitu tahu. Namun untuk proteus yang saya gunakan adalah versi 7.8 SP2


Menambahkan Library Arduino ke Proteus ISIS:
  1. Silahkan download file librarynya di (dropbox) atau (google drive)
  2. copy-kan ARDUINO.LIB dan ARDUINO.IDX ke folder 'library' di direktori instal Proteus ISIS.
  3. selesai.. library sudah ter install

Mendesain Skema di Proteus ISIS:
  • Pilih component mode kemudian pilih pick
  • untuk mencari coba ketikkan "ARDUINO"
  • untuk percobaan silahkan hubungkan pin 13 dengan ground (percobaan blink)


Menulis program Arduino
  • Jalankan Arduino IDE
  • Buka sample program yang memanfaankan pin 13 , misal blink (File => examples => basics => blink)
  • Setting Arduino IDE agar file hasil compile nya (.hex) terlihat  (file => preferences => cheklist pada compilation)
  • kembali ke program dan klik tombol verify.
  • sekarang dapat diketahui letak hasil  compilenya (.hex)

Melakukan Simulasi di Proteus ISIS
  • Masukkan file hasil compile tadi ke arduino proteus (double klik arduinonya kemudian isikan letak file hex nya)
  • pilih OK dan jalankan simulasinya. (led akan blink sesuai dengan program)

Baca selengkapnya

Saturday, 27 October 2012

Sistem minimum AVR 40 pin (ATmega 8535/16/32)

Seperti postingan pada sistem minimum AVR 28 pin, kali ini saya akan sharing tentang sistem minimum mikrokontroler AVR yang memiliki 40 pin seperti ATmega 8535, ATmega16 dan ATmega32. Secara umum sistem minimum ini memiliki bagian-bagian yang sama dengan sistem minimum AVR 28 pin, yang dimana terdiri atas regulator, rangkaian reset, dan clock. 





untuk file eagle nya dapat di download pada link berikut,

(Google Drive) atau (Mediafire)


Baca selengkapnya

Thursday, 25 October 2012

Seven segment counter up/down dengan mikrokontroler avr


Seven segment adalah penampil yang terdiri atas 7 bagian segment yang digunakan untuk menampilkan angka atau beberapa huruf.  Secara umum device ini digunakan untuk menampilkan suatu angka atau huruf yang didapat dari proses pengaturan/pemberian masukan digital pada pin-pinnya. Kali ini saya akan sharing mengenai salah satu aplikasi dari seven segment display yaitu counter Up/Down yang memungkinkan untuk proses increment dan decrement dari suatu nilai.

Seven segment yang digunakan ialah berjenis CA (Common Anoda) dengan penggeraknya (driver) menggunakan IC decoder BCD to 7segment  yaitu IC 74ls47.  Dengan menggunakan IC ini maka kita hanya perlu memberikan masukan biner 4 digit yang kemudian akan dikonversi ke tampilan seven segment.




Source Code (Bascom AVR):


$regfile = "m16def.dat"
$crystal = 12000000

Config Portc = Output
Config Porta = Output
Config Pind.6 = Input
Config Pind.7 = Input

Dim C As Integer
Dim A As Integer

Tambah Alias Pind.6
Kurang Alias Pind.7
Set Tambah
Set Kurang

Portc = 1
Porta = 1

C = 0
A = 0

Do
Portc = C
Porta = A

If Tambah = 0 Then
Bitwait Tambah , Set

Incr C
   If C = 10 Then
   C = 0
   Incr A
      If A = 10 Then
      A = 0
      End If
   End If
End If

If Kurang = 0 Then
Bitwait Kurang , Set

   If C = 0 Then
   C = 10
    Decr C
    If A = 0 Then
    A = 10
    Decr A
    Else
    Decr A
    End If

   Else
   Decr C
   End If
End If

Waitms 200
Loop



Untuk simulasinya (Proteus) dapat di unduh pada link berikut:
Google Drive || Mediafire 



Baca selengkapnya

Monday, 15 October 2012

Sistem minimum AVR 28 pin

Sistem minimum adalah sistem paling sederhana untuk mendukung kinerja dari mikrokontroler. Sistem ini terdiri dari regulator, rangkaian reset, dan clock. Komponen utama rangkaian regulator adalah IC regulator 7805 yang digunakan untuk mengkonversi tegangan ke 5V. Untuk rangkaian reset digunakan beberapa komponen yaitu resistor 4k7, kapasitor 100nF, dan push button. rangkaian ini digunakan untuk me reset sistem kerja dari mikrokontroler. sementara untuk rangkaian clock digunakanlah kristall dan kapasitor 22pF. 
berikut salah satu contoh sistem minimum untuk mikrokontroler AVR 28 pin





sistem minimum ini dapat digunakan untuk beberapa mikrokontroler AVR 28 pin seperti ATmega 8, ATmega 48, ATmega 88, ATmega 168, ATmega 328.

Baca selengkapnya

Friday, 12 October 2012

Mikrokontroler AVR

Mikrokontroler AVR


Terdapat 2 jenis mikrokontroler yang berkembang saat ini, tipe CISC dan RISC. Hal  ini didasarkan  pada  arsitektur  prosesor  dan  set  intruksinya.  Sebagai contoh MC51 (AT89S51/52) merupakan tipe CISC yang memerlukan 12 siklus clock untuk melaksanakan satu siklus instruksi.  Tipe AVR (Alf and Vegard’s Risc Processor) yang merupakan jenis RISC, hanya perlu satu siklus saja, sehingga jelas lebih cepat waktu eksekusinya.

ATMEL (perusahaan pembuat mikro kontroler) membuat 4 jenis/varian untuk tipe AVR, yaitu:

1. Tiny AVR
Dari namanya, sudah dapat secara langsung untuk kita gambarkan bahwa mikrokontroler jenis ini akan memiliki ukuran yang kecil. Memang benar, Tiny AVR merupakan mikrokontroler yang memiliki ukuran mungil dan ukuran flash memori yang kecil.

parameter:
  • 0.5–16 kB Flash
  • 6–32 pins
  • Limited peripheral set
  • Current lineup

contoh:


2. Mega AVR
Merupakan jenis yang memiliki kemampuan dan ukuran flash memori yang lebih dibandingkan dengan jenis ATTINY. selain itu, jenis ini memiliki jumlah port I/O yang lebih banyak pula.

parameter:
  • 4–512 kB Flash
  • 28–100 pins
  • Extended instruction set
  • Extensive peripheral set

contoh:


3. XMEGA AVR:
Mikrokontoler jenis ini memiliki keunggulan pada kinerja dan konsumsi dayanya. membutuhkan daya rendah dengan kinerja tinggi.

parameter:
  • 16–384 kB Flash
  • 44–64–100 pin package (A4, A3, A1)
  • Extended performance features, such as DMA, "Event System", and cryptography support.
  • Extensive peripheral set with DACs

contoh:


4. AVR32-bit UC3
Merupakan mikrokontroler 32-bit yang memiliki pembaharuan efisiensi. memiliki kinerja tinggi dengan konsumsi daya rendah.  DMA controller dan perifer multi-layer arsitektur bus kecepatan tinggi  membuat UC3 mikrokontroler  ideal untuk aplikasi throughput tinggi.

parameter:
  • 16-512KB Flash
  • 48-144 pins
  • the most efficient 32-bit microcontroller

contoh:



Baca selengkapnya